Keluar dari Jebakan
Emotional Eating.
Capek gagal diet karena gak bisa kontrol mulut? Sadari ikatan emosimu dengan makanan dan ambil kembali kendalimu. Stop gagal diet cuman karena gak bisa kontrol mulut-mu!
Tau Teori Diet , Tapi Susah Kontrol Mulut?
Pernah nggak, merasa sudah tahu semua teori diet—tahu cara hitung kalori, tahu apa yang harus dimakan, bahkan sampe langganan katering diet - Tapi ujung – ujungnya tetap gagal krn ga tahan ngemil atau malah kalap makan lagi?
Bukan karena kamu kurang niat.
Bukan juga karena kamu kurang disiplin.
Masalahnya, selama ini kita sering kali berjalan di mode autopilot. Kita punya banyak informasi di kepala, tapi kita nggak sadar why we eat the food that we ate, kenapa sulit kontrol mulut saat stres, atau kenapa emosi bisa langsung mereda setelah ngemil.
Selama kita tidak menyadarinya, kita akan terus dibajak oleh diri sendiri: diet gagal mulu, dan mulut terasa mustahil untuk dikontrol.
Sistem Transformasi 3 Langkah
Banyak sistem diet di luar sana salah mendiagnosis masalah. Mereka terlalu fokus mengatur apa yang dimakan, tanpa menggali kenapa kamu makan. Mereka pikir kamu gagal karena kurang paham teorinya. Padahal, kamu sudah tahu teorinya, tapi tidak sadar saat emosimu membajak cara makanmu. Lewat pendekatan CBT (Cognitive Behavioral Therapy), urutan sistem transformasimu dibalik dan dibuat masuk akal:
Sadar Dulu (Awareness)
Lewat pendekatan psikologi ringan yang relatable dengan kehidupan sehari-hari, kamu akhirnya akan menyadari why-nya—mengungkap misteri dan alasan rahasia di balik kenapa kamu makan.
Baru Paham (Understanding)
Setelah sadar, workbook akan menuntunmu menggali lebih dalam sisi personalmu yang selama ini secara tidak sadar "disembunyikan" di balik makanan. Karena perjalanan ini sangat personal, kamu akan mengerti pola unikmu—mengapa si A kalau sedih larinya ke manis-manis, sementara kamu saat stres butuh yang gurih dan asin.
Terakhir Merubah (Action)
Perubahan pola makan terjadi secara alami dan permanen, bukan karena disiksa menahan lapar, tapi karena akarnya (emosinya) sudah dibereskan. You're in control now.
Untuk Siapa Jurnal Ini?
Produk ini BUKAN panduan menghitung kalori atau menu diet ketat. Ini diciptakan khusus untuk kamu jika:
- ✓ Diet selalu gagal di tengah jalan karena susah jaga mulut.
- ✓ Merasa mulut terus pengen ngemil padahal perut sebenarnya tidak lapar (lapar mata).
- ✓ Sering dikuasai rasa bersalah setelah makan, tapi besoknya mengulang pola yang sama lagi.
- ✓ Capek gonta-ganti metode diet (Keto, IF, diet Sultan) tapi ujung-ujungnya gagal diet lagi.
- ✓ Boncos bertahun – tahun sudah habis jutaan untuk katering diet, dokter gizi, hingga obat/suntik, tapi berat badan selalu naik lagi
- ✓ Ingin punya berat badan ideal secara permanen tanpa harus bergantung pada katering diet, suntik, obat penahan napsu makan
- ✓ Ingin benar-benar membongkar dan menyembuhkan akar masalah dari pola makanmu selama ini.
What You Will Get:
Pagi Hari: Pemahaman Tanpa Menghakimi
Selama ini teori diet hanya fokus menyuruhmu mengatur APA yang harus dimakan, di sini kita berfokus pada KENAPA kamu makan. Setiap harinya, kamu mendapat asupan materi ringkas yang langsung ke inti masalah.
Malam Hari: 7 Day Workbook
Menutup aktivitas dengan lembar kerja praktis (downloadable) menggunakan pendekatan CBT (Cognitive Behavioral Therapy). Kamu dipandu menjawab pertanyaan reflektif—rasanya seperti ditemani secara hangat.
10 Menit Pagi dan Malam
Sangat ringan & pas buat jadwal padat.
Learn at Your Pace
Akses penuh dibuka 1 tahun penuh.
The Deep "Inner Work" (Hari ke-7)
Hari 1-6 mempersiapkanmu untuk nyaman berhadapan dengan emosi. Kini, mari temukan: perasaan apa yang selama ini menyamar menjadi rasa lapar? Berdamailah, agar makanan tak lagi menjadi pelampiasan.
Siap Mengambil Kembali Kendalimu?
Berhenti menyiksa diri dengan menahan lapar. Mari bereskan emosinya.
The 7-Day Guide to Reset Your Emotional Eating
Keluar dari Jebakan Emotional Eating